aku telah memutuskan…
untuk berjalan di persimpangan ini…
menelusurinya… tanpa ada sosokmu…
aku telah melangkahkannya dengan mantap…
makin menjauhi persimpangan yang telah kutinggalkan…
namun, entah kenapa kini…
aku mulai kembali sekali-kali ingin menatap ke persimpangan itu…
dan kini…sekali lagi…
namun…aku harus kembali melangkah…
menuju ke keputusan yang telah kubuat…
mungkin aku hanya perlu lem yang lebih kuat,
untuk hatiku yang masih koyak ini…
dan siap melangkah kembali…
Filed under: Uncategorized